5 Hal Ini Akan Merugikan Anda Ketika Traveling ke Singapura

Singapura

Singapura adalah negara yang paling maju di Asia Tenggara. Jadi, wajar saja kalau masyarakatnya memiliki etika tersendiri. Kemajuan yang dimiliki Singapura pun membuat negara kota ini menarik untuk dikunjungi wisatawan dunia.

Namun, masih banyak wisatawan yang belum mengerti etika yang dipegang oleh masyarakat Singapura. Sehingga banyak dari mereka yang membuat masyarakat Singapura merasa risih atau bahkan jengah. Bagi Anda yang ingin berlibur ke Singapura, hindari lima hal ini kalau tidak ingin mencemarkan nama Indonesia

1. Merokok
Berbeda dengan Indonesia, Singapura memiliki peraturan yang jauh lebih ketat soal merokok. Apabila di Indonesia merokok di tempat umum masih bisa dilakukan, maka tidak di Singapura. Di negara ini, merokok di tempat umum dilarang menurut hukum. Merokok di dalam ruangan pun dilarang. Selain itu, harga rokok pun sangat tinggi. Jauh lebih tinggi dari Indonesia.

2. Mengunyah permen karet
Mengunyah permen karet dilarang di Singapura. Mungkin bagi orang lain mengunyah permen karet adalah masalah sepele yang seharusnya tidak dilarang oleh negara. Namun, bagi Singapura permen karet merupakan salah satu sumber masalah kebersihan. Anda juga akan didenda apabila terbukti membuang permen karet di tempat yang tak seharusnya.

3. Meludah sembarangan
Meludah merupakan sebuah perbuatan yang dipandang tidak sopan oleh masyarakat Singapura. Sama halnya dengan mengunyah permen karet, membuang ludah dan sampah pun bisa dikenai denda. Jadi apabila Anda ingin membuang ludah, sebaiknya dilakukan di toilet umum saja.

4. Makan di dalam MRT
Singapura memiliki layanan transportasi umum yang sangat baik. Salah satunya adalah MRT (Mass Rapid Transportation). MRT di Singapura pun sangat bersih dan cukup tepat waktu. Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama, maka dilarang untuk makan dan minum di Singapura. Sebab, ada kemungkinan makanan dan minuman ini tumpah dan mengotori gerbong kereta. Belum lagi kalau makanannya berbau menyengat. Para penumpang lain pun akan terganggu. Selain mengganggu penumpang lain, Anda juga bisa dikenai denda hingga ratusan dolar Singapura.

5. Memberikan tip kepada pelayan
Layaknya di Jepang, memberikan tip kepada pelayan di Singapura dianggap sebagai gestur yang kurang layak. Meskipun tujuan Anda baik yaitu untuk memberikan apresiasi kepada para pelayan, namun tidak semua tempat menerima tip. Lagipula, kebanyakan restoran sudah membebankan biaya 10% untuk pelayanan. Jadi, memberikan uang tip sudah tidak lagi diperlukan.

Dengan menjalani lima hal di atas, liburan Anda ke Singapura pun akan lebih nyaman. Sebab, Anda tidak akan meninggalkan kesan kurang enak bagi masyarakat Singapura lainnya, sekaligus untuk menyelamatkan Anda dari denda ratusan dolar Singapura. Jadi, liburan Anda ke Singapura akan jadi jauh lebih hemat.

Kalau Anda mau liburan ke Singapura dengan lebih hemat lagi, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan maskapai Jetstar. Sebab maskapai asal Australia ini menawarkan penerbangan dengan harga yang sangat terjangkau. Tunggu apa lagi? Ayo ke Singapura!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.